Riview
I :
PROFIL
KOPERASI WANITA SETIA BHAKTI WANITA
SURABAYA
JAWA TIMUR
Oleh :
Riana Panggabean*
Berisi :
Abstrak dan Pendahulan
Abstrak
Koperasi Wanita Setia Bhakti Wanita di
bangun dan di kembangkan oleh kaum ibu/perempuan mulai tahun 1978. Koprasi ini
di mulai dari kegiatan arisan dan nerkembang menjadi koperasi simpan pinjam
yang besar dan di rasakan banyak manfaatnya bagi anggota karena koperasi di
bangun dan di kembangkan sesuai dengan nilai. Pola simpan pinjam yang di
kembangkan pada koperasi ini adalah pola simpan pinjam tanggung renteng. Pola
ini sudah di adobsi banyak koprasi dalam pengembangan usaha simpan pinjam.
Dampak koprasi terhadap anggota antara lain : koprasi mampu memenuhi kebutuhan
anggota melalui KSP, interaksi antara anggota dan berkembangnya solidaritas
antar anggota. Sedangkan dampak terhadap linngkungannya antara lain menjadi
wadah belajar bagi koprasi lain menjadi wadah belajar bagi koprasi lain dan
menimbulkan unit usaha baru. Profil koprasi di jelaskan dengan bagaimana
koprasi mengelola organisasi, usaha dan system tanggung renteng.
Kata
kunci : pengembangan koprasi dengan nilai dan prinsip koprasi, tanggung renteng
dan telah berdampak terhadap koprasi.
Pendahuluan
Koprasi
Wanita Setia Bhakti Wanita berdiri pada tanggal 30 Mei tahun 1978, berbadan
hokum 4362/II/80 dan beralamat di jalan Panglima Sudirman, Surabaya Jawa Timur.
Koprasi
ini timbul dari kelompok arisan yang di modivikasi oleh Ibu Syafril. Anggota
pertama terdiri dari 35 orang, setiap bulan kelompok ini pindah dari satu rumah
ke rumah lain seperti arisan biasa. Nilai arisan pertama kali semesar
Rp.2.000,- pada tahun 1975 kelompok ini telah melaksanakan usaha simpan pinjam
dan telah memupuk modal melalui usaha simpan pinjam, pada saat ini anggota
kelompok arisan sudah bias mendapatkan pinjaman sebesar Rp.5000,- yang di
angsur 5 kali. Dalam proses, usaha simpan pinjam ini berkembang. Tahun 1977 Ibu
Syafril memulai memperkembangkan konesep kelompok 35 anggota pertama telah
mulai merintis perluasan kelompok dalam pola arisan yang serupa dengan kelompok
pertama.
Kelompok-kelompok
inilah yang telah menjadi embrio Koprasi Setia Bhakti. Tahun 1978 bulan Mei
kumpulan kelompok ini menjadi organisasi yang di sebut Koprasi Wanita Setia
Bhakti Wanita di resmikan Departemen Koprasi Kodya Surabaya dengan wilayah
kerja Kecamatan Gubeg. Dua tahun kemudian tepat tanggal 15 Januari 1980 koprasi
ini mendapat Badan Hukum dengan No.4362/BH/80.
Sebagai
organisasi yang sudah di kenal masyarakat Kopwan mempunyai visi dan misi
sebagai arah atau pegangan dalam menjalankan roda organisasi. Visi kopwan
adalah : meningkatkan Koprasi Wanita “Setia Bhakti Wanita” sebagai organisasi
yang handal dan tangguh dengan dukungan sumber daya manusia yang professional
serta perempuan system tanggung rentengyang efektif melalui pemberdayaan
anggota sehingga dapat meningkatkan ekonomi mereka. Visi itu di jabarkan kepada
misi yang menjadi petunnjuk oprasional organisasi yaitu meningkatkam pelayanan
koprasi dan kualitas sumber daya manusia utuk dapat menumbuhkan kehidupan yang
lebih bertanggung jawab (mandiri) dan berkesinambungan.
Pengelola Organisasi
Sebagaimana
telah di jelaskan di aras Kopwan ini tumbuh dari kelompok-kelompok arisan.
Kemudian di gabung dalam organisasi koprasi wanita. Pengembangan koprasi wnaita
ini cukup alamiaih dengan modal semangat, kekuatan, dan saling percaya antar
anggota dan kelompok serta antar kelompok dengan organisasi koprasi. Pada
koprasi ini berproses sebagai mana teori kelompok di bangun menjadi suatu
organisasi yang anggotanya mempunyai suatu kepentingan melalui usaha simpan
pinkam. Disinilah kepiawaian ibu-ibu membangun dirinya menjadi suatu organisasi
besar yang di kenal di Indonesia. Proses Badan Hukum dam Anggaran Dasar telah
di lakukan berkali-kali mengikuti perkembangan jumlah anggota dan usaha.
Pertumbuhan anggota yang cukup pesat dari jumlah 35 orang menjadi 2.913 orang
tahun 1984, seiring dengan perkembangan tersebut wilayah kerja juga mengalami
perluasan ke kecamatan Surabaya Timur pada tahun 1988. Pada saat itu jumlah anggota
sudah mencapai 3.431 orang dalah 270 kelompok. Perkembangan anggota dapat di
lihat pada tabel 11. Tahun 1996 tanggal 6 Februari di adakan perubahahan
anggaran dasar, pada saat itu wilayah kerja diperluas lagi hamper mencakup Kota
Surabaya, jumlah anggota mencapai 9.832 orang terdiri dari 348 kelompok.
Presentasi yang di capai koprasi ini meliputi: koprasi klasifikaksi A (sangat
mantap, koprasi berprestasi, koprasi andalan, koprasi andalan, koprasi teladan,
koprasi teladan utama dan koprasi berprestasi. Koprasi ini juga menjadi tempat
koprasi lain untuk study banding dan rata-rata kopras yang dating juga berhasil
mendirikan Koprasi Simpan Pinjam yang di modifikasi sesuai dengan keadaan
lingkungan setempat seperti koprasi di Maluku dan koprasi lain di Indonesia.
Pada
kopwan ini RAT di lakukan dua kali setahun, karena jumlah anggota cukup banyak
maka RAT di lakukan dengan system perwakilan. Satu kelompok di wakili oleh satu
orang. Untuk kelompok besar bias di wakili beberapa orang tergantung dari
jumlah kelompok dengan mewakili proporsional sebesar 5 persen total anggota. Dalam menjalankan tugas Pengurus di
bantu oleh menejer dan Pembimbing Penyuluh Lapangan (PPL). PPL merupakan
kepanjangan tangan pengurus Setiap manajer membawah tugas-tugas tertentu,sedangkan
PPL bertugas untuk menghindari pertemuan kelompok yang di bawahinya. PPL
bertugas untuk menghindari pertemuan kelompok yang di bawahnya. Seorang PPL
membawahi maksimal 13 kelompok. Setiap bulan dari tanggal 2 sampai tanggal 13
PPL membuat laporan ke pengurus. Status PPL adalah honorer mendapat honor
Rp.100 rubu hingga Rp.300 ribu perbulan dan setiap kunjungan mendapat transport
Rp.75.000,- per-kelompok. Untuk menjadi PPL seseorang harus melalui prosedur
mulai dari perekrutan dan pengaringan.
Jumlah karyawan full timer sebanayk
80 orang yang bekerja dari jam 08.00 – 16.00 WIB. Jumlah pengurus 6 orang
terdiri dari 3 orang berpendidikan D1, 2 orang lulusan S1 dan 1 orang lulusan
S2 (Master Humaniora). Sisitem kerja pengurus memakai system KOLEGA artinya
suatu permasalahan akan dibicarakan secara menyeluruh oleh pengurus. Suatu
keputusan paling tidak sudah dikomunikasikan kepada semua pengurus jika ada
keputusan yang sulit di bicarakan dengan cara voting.
Nama/NPM : Karlina Indah
Purwanti/ 23211908
Kelas/TAHUN : 2EB09 / 2012
Kelas/TAHUN : 2EB09 / 2012
Permisi, Nama saya Jody ..domisili di surabaya ..menawarkan massage untuk wanita relaksasi dan kebugaran....putih dan pengalaman...please call or sms 083857001148..bisa dipanggil di ruamah
BalasHapusTerima kasih banyak
Permisi, Nama saya Jody ..domisili di surabaya ..menawarkan massage untuk wanita relaksasi dan kebugaran....putih dan pengalaman...please call or sms 083857001148..bisa dipanggil di ruamah
BalasHapusTerima kasih banyak
Ada rencana saya untuk mengikuti studi banding ke koperasi SBW ini. Tentu saja tidak banyak lagi yang bisa saya perbuat di usia saya yang sudah menua ini, khususnya yang berkaitan dengan pengembangan koperasi tempat saya menjadi anggota. Namun karena kecintaan saya akan koperasi, maka saya mencatatkan diri untuk pergi belajar. Harapan saya semoga dapat berguna untuk mengembangkan kelompok yang sudah ada sebagai agen koran dan majalah. Kami semua berjumlah 9 orang yang bekerja sebagai loper koran untuk melayani sekitar 500 pelanggan. Semoga kemauan baik saya ini dapat terlaksana pada waktunya demi perbaikan situasi ekonomi masyarakat kita.
BalasHapusNice post =)
BalasHapusAnda Pengusaha/Manager Bank Perkreditan Rakyat (BPR) atau Koperasi tetapi
pencatatan data-data masih manual?
Atau anda sudah memiliki Sistem Informasi Bank Perkreditan Rakyat (BPR)
atau Koperasi tapi masih kurang puas dengan sistem yang sudah ada?
Atau mau buat Sistem Informasi baru tapi dana terbatas?
Kami Solusinya..!!!
Hubungi FERNANDES - HP : 083834375641 / BBM : 75286D3B
/ WEBSITE : www.cvelecomp.com